November 08, 2015

kesempatan luar biasa

yang nulis Isma Kazee di 1:43 PM

"katanya mau pergi jauh ya, bu?" ibu ketua dasawisma,
membisik ke arahku.
aku mesam-mesem. "insyaallah, bu."
"kapan, jadinya?"
"akhir januari."

dan merebaklah bisik-bisik bu ketua ke telinga ibu-ibu yang sore itu berkumpul untuk arisan. berbagai pertanyaan pun diajukan, ke mana, berapa lama, untuk apa, suami dan anak bagaimana ... dan aku menjawab pertanyaan mereka sambil malu-malu, campur seneng. karena tuhan menjawab doaku dan doa-doa mereka yang mendoakanku. aku lulus tes beasiswa LPDP. akhirnya bisa juga sekolah lagi, menuntaskan wajib belajar sampai tua (:

kabar kalau aku mau ke belanda sudah sampai ke mana-mana. mungkin ada yang curi baca FBku hehe, atau dapat cerita dari ayah, kakak dan adik, atau keluarga yang lain. tak apalah, itu juga bagian dari doa.

di antara mereka yang mendoakanku dan seneng, tentu saja simak, ibuku. bahkan dari sebelum ada pengumuman, ia sudah bercerita kepada teman-teman pengajiannya atau tentangga kalau aku bakal ke belanda. dan mereka mungkin pada bergumam takjub, "kok iso o, tekan ngendi-ngendi." mbak yang biasa bantu masak simak di rumah juga gagal paham bagaimana bisa sekolah sampai luar negeri begitu. "pinter tenan yo," cetusnya. hehe aku senyum-senyum saja. pinter itu menurutku masuk poin kesekian untuk dapat beasiswa. menurutku faktor utamanya adalah dapat informasi, mencoba, dan beruntung.

waktu aku minta specimen ke catatan sipil, petugasnya bertanya, "carane piye mbak, kok bisa sekolah di luar negeri?" aku pun menjawab "ndlidis pak, golek informasi sama mau mencoba." lalu bapak yang satunya tertawa. tapi dia juga setuju dan mengatakan kalau mendapatkan beasiswa itu kesempatan yang luar biasa.

1 komentar:

Mukhofas Al Fikri said...

hahah.. saya juga punya pengalaman serupa tapi lain. buoan soal pendidikan tapu soal blogging. iya tetangga/atau siapa bingung kok bisa nulis lomba blog bisa dapat hadiah gede dll. itu mungkin pandangannya belum sampe kesitu. atau juga disebut masih ndeso pemikiran masih primitif banget hehe.. kalo mau belajar pola pikirnya mesti berubah.

salam Mukhofas

 

Isma Kazee Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea